23 September 2011

GIMP

Metode Pengembangan Open Source pada saat ini adalah metode pengembangan yang sangat diminati dan digunakan banyak kalangan. Berbanding lurus dengan ketenaran Open Source banyak produk-produk yang dihasilkan dari metode pengembangan ini.

Open Source sendiri adalah metode pengembangan software yang menyertakan source code, dan mengizinkan pemakaian atau perubahan seperti apapun terhadap source code tersebut. Jadi, open source merupakan cara pengembangan/distribusi software yang membolehkan siapapun memperoleh, mengubah, dan mendistribusi ulang software tersebut. Jika diterjemahkan secara langsung, open source berarti “sumber yang terbuka”. Maksudnya adalah kode sumber yang tidak tertutup (proprietary) sehingga membuat software open source dapat dikembangkan oleh siapapun. Tidak hanya software, namun juga dokumentasinya.

Salah satu software multimedia Open Source yang banyak digunakan adalah GIMP. Apa itu GIMP?? GIMP merupakan Adobe Photoshop hasil Open Source. GIMP singkatan dari GNU Image Manipulation Program. GIMP cocok untuk berbagai pekerjaan pengolahan gambar, termasuk perbaikan foto, penggabungan dan pembuatan gambar. GIMP memiliki berbagai kemampuan. Software ini dapat digunakan untuk program paint sederhana, program perbaikan foto berkualitas tinggi, sistem pemrosesan batch online, produksi massal render gambar, konverter format gambar dll. Software ini dapat dijalankan di berbagai sistem operasi. Saat ini GIMP sudah bisa dijalankan di GNU/Linux, Apple MacOS-X, Microsoft Windows, OpenBSD, NetBSD, FreeBSD, Solaris, SunOS, AIX, HP-UX, Tru64, Digital UNIX, OSF/1, IRIX, OS/2 dan BeOS.

GNU Image Manipulation Program atau yang biasa disebut GIMP, dikembangkan dan didistribusikan secara gratis pada platform Linux. Program Aplikasi GIMP dapat dikatakan paling populer digunakan oleh pengguna komputer dengan sistem operasi Linux.  Program GIMP ditulis oleh Peter Mattis dan Spencer Kimball.  Versi GIMP pertama kali dikeluarkan pada tahun 1996.  GIMP digunakan oleh peminat dan praktisi desain grafis yang menggunakan sistem operasi Linux untuk mengolah dan memanipulasi gambar atau foto sesuai dengan kebutuhan kreatif.

Apa istimewanya dari software yang ini? Sedangankan sudah ada Adobe Photoshop dan Corel Draw dalam Windows. GIMP software yang dikembangkan open source ini berlisensi GNU-GPL yang berada dibawah naungan Free Software Foundation. Mendengar open source, identik dengan kata bebas dan bahkan bisa gratis. Untuk kita yang berada di negara surganya pembajak, sulit menemukan software legal, open source merupakan salah satu solusi yang mampu menyelesaikan masalah ini. Susah memang, tapi apa salahnya kita menggunakannya. Karena saat ini sudah banyak software berbasis open source.

Pertama, meskipun fitur-fitur GIMP belumlah selengkap software properietary, tetapi untuk yang menggunakannya bukan untuk kebutuhan profesional dan expert sudah cukup baik. Bahkan banyak dari kita yang masih dalam tahap belajar menggunakan Photoshop. Mengapa tidak mengawali dengan GIMP saja? Seiring dengan perkembangan skill anda, GIMP yang pengembangannya sangat pesat nanti juga akan mengikuti karena GIMP dikembangkan oleh kerjasama programmer sukarelawan diseluruh dunia.

GIMP mendukung banyak format gambar, termasuk JPG dan PNG yang sering kita gunakan. Format ini dapat dibuka dihampir semua image editor dan image viewer. Jadi tidak ada lagi alasan format tidak kompatibel. Untuk penyimpanan dalam format mentah, GIMP memiliki file format sendiri yaitu XCF.

Keuntungan lain, seperti yang telah disinggung diatas, GIMP is free. Free adalah bebas (bukan gratis). Bebas mengkopi, menggunakan, mendapatkan source-code, memodifikasi sesuai kebutuhan. Jika saja kita ingin bereksplorasi sendiri pun kita dapat mengembangkannya. Berbeda dengan Adobe Photoshop yang mengkopinya saja kita sudah melanggar hukum. 

Keempat, GIMP dapat digunakan dengan skrip yang disebut Script-Fu. Kita dapat mengkostumisasi berbagai fungsi/fitur menjadi fungsi baru sehingga mempercepat penggunaan fungsi sering kita lakukan atau bahkan membuat fitur yang sebelumnya tidak ada.

Yang kelima, untuk penggunaan lebih expert, dengan sifatnya yang source-code, GIMP dapat digunakan untuk membuat pengolahan atau render gambar online dengan menggabungkan dengan CGI atau lainnya sehingga memungkinkan kita mengolah gambar secara online.

Terakhir tentu saja legal. Seringkali kita berteriak tentang kebobrokan penegakan hukum di Indonesia, tetapi kita tidak konsisten dengan ucapan kita sendiri. Kita hanya berteriak adili koruptor. Tetapi tanpa sadar kita pun sering berbuat melanggar hukum salah satunya tentu saja dengan memakai Windows, MsOffice dan Photoshop bajakan. Bagaimana keadilan dan hukum dapat ditegakkan kalau kita tidak memulai dengan hal kecil. Dan masih banyak keuntungan lain.

Aplikasi GIMP sangat mudah didapatkan, cukup dengan mengunduh aplikasi ini di www.gimp.org. Untuk saat ini, mungkin masih banyak orang yang belum beralih dari Adobe Photoshop ke GIMP karena penggunaan aplikasi GIMP yang masih terbilang rumit.  Untuk megantisipasi hal tersebut, kita dapat men-download aplikasi Gimpshop di www.gimpshop.com. Gimpshop akan merubah interface GIMP menjadi seperti Photoshop.

Referensi:

11 September 2011

Moodle, Aplikasi Open Source Dalam E-Learning

Dewasa ini, open source sudah diaplikasikan dalam berbagai bidang dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam konsep pembelajaran elektronik atau e-learning. MOODLE, singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment, pertama kali dikembangkan oleh Martin Dougiamas sebagai paket perangkat lunak yang diproduksi untuk kegiatan berbasis internet dan situs web yang menggunakan prinsip social constructionist pedagogy.


MOODLE lebih dikenal sebagai Course Management System atau Learning Management System (LMS). MOODLE memiliki tampilan seperti halaman web pada umumnya dan juga meyajikan fitur kursus (course), dimana pengajar bisa mengunggah materi ajar, soal, dan tugas. Murid juga bisa log in ke MOODLE dan kemudian memilih kursus yang disediakan atau di-enroll untuknya, sehingga dapat mengunduh materi, soal, dan tugas yang telah disediakan. Aktivitas murid dalam MOODLE ini akan dapat dipantau proses dan nilainya oleh pengajarnya. Di Indonesia sendiri, MOODLE telah banyak digunakan oleh sekolah menengah, perguruan tinggi dan perusahaan.


Sebagai LMS, MOODLE memiliki fitur-fitur tipikal seperti yang dimiliki LMS pada umumnya, namun dilengkapi dengan beberapa fitur unggulan, yaitu assignment submission, forum diskusi, pengunduhan arsip, peringkat, chat, kalender online, berita, kuis online, dan wiki.


MOODLE adalah produk open source di bawah lisensi GNU. MOODLE dapat diinstal di komputer dan sistem operasi apapun yang bisa menjalankan PHP dan mendukung database SQL.

Referensi:

6 September 2011

Aplikasi OpenOffice


Pengguna Windows tentu sudah tidak asing lagi dengan paket office dari Microsoft, yaitu Microsoft Office yang di dalamnya terdapat aplikasi Word, Excel, Powerpoint, dll. Harga paket office original tentu tidak murah. Apakah kita harus selalu menggunakan software bajakan? Sementara kita tahu hukuman untuk pembajakan software adalah hukuman penjara  5 tahun dan denda 500 juta. Apa kita mau selalu menjadi bangsa pembajak terus? Lalu adakah alternatif lain untuk Ms. Office ini? Tentu saja yang paling menonjol kemampuannya adalah OpenOffice.org.

Apa itu Open Offfice?

OpenOffice.org adalah seperangkat perangkat lunak perkantoran yang di dalamnya terdapat fungsi pengolah kata (word processing), pengolah lembar kerja (spreadsheet), pembuatan gambar (drawing), pembuatan presentasi (presentation), pengolahan data, web editor, database, dan formula editing.

OpenOffice.org merupakan perangkat lunak yang gratis dan termasuk open source. Karena itu, siapapun bisa menggunakannya tanpa dipungut biaya dan siapapun bisa mengakses kode sumber yang membangunnya. OpenOffice.org dikembangkan oleh komunitas OpenOffice.org yang didirikan oleh Sun Mycrosystems. Yang menarik dari OpenOffice.org adalah fitur untuk export PDF dan flash dengan cukup sekali klik.

Apa saja aplikasi yang ditawarkan?

Pengolah kata yang bernama Writer merupakan saingan berat Ms. Word yang digunakan untuk mengetik dokumen dan aneka macam berkas, brosur, dan laporan . OpenOffice.org Writer membantu penulisan segala macam dokumen. Kita dapat membuat surat pribadi, formulir, brosur, fax, dan bahkan sampai manual profesional. Fasilitas pemeriksa ejaan yang bagus dapat kita gunakan, sehingga meminimalkan (atau bahkan meniadakan) kesalahan dalam pembuatan dokumen. Kita juga dapat menggunakan fasilitas autoCorrect yang dapat membetulkan kesalahan secara otomatis. OpenOffice.org menyediakan fasilitas navigasi yang baik dan mudah digunakan,sehingga mempermudah penjelajahan dokumen yang sangat panjang.

OpenOffice.org Writer menyediakan banyak templete untuk berbagai tujuan, sehingga dapat mempercepat pembuatan dokumen khusus yang sering dibuat. Kita juga dapat membuat templete sediri apabila jenis templete untuk dokumen yang ingin kita buat belum ada, atau kita juga bisa memodifikasi templete yang sudah ada.

Sementara aplikasi spreadsheet bernama OpenOffice.org Calc kemampuannya tidak kalah dengan Ms.Excel. Calc memiliki fitur- fitur untuk kalkulasi, analisa datavisualisasi serta kemampuan untuk menyuguhkan bagan 2D dan 3D.

Aplikasi presentasi, OpenOffice.org Impress membantu anda untuk membuat presentasi yang menarik dengan kemampuan membuat slide multimedia.

Aplikasi OpenOffice Draw memiliki kemampuan untuk membuat ilustrasi 3D atau diagram yang dapat dimasukan ke dokumen maupun presentasi.

Ada kelebihan, ada juga kekurangan. Sebagian orang yang telah menggunakan aplikasi OpenOffice.org ini mengatakan kalau aplikasi ini agak lambat daripada Microsoft Office. Namun dilihat dari kemampuannya, kelemahan tadi bukanlah hambatan yang berarti.

Nah, sekarang pilihan tergantung pilihan para pembaca sekalian, ingin aplikasi office gratis? Silahkan mengunduh open office di www.openoffice.org :D Selamat mencoba !


referensi:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | JCPenney Coupons